Dianggap Pelatih Miskin Taktik? Carlo Ancelotti Beri Respons Berkelas

Kapsul4D Carlo Ancelotti sering dianggap sebagai pelatih atau manajer yang tidak begitu detail soal taktik. Ancelotti bisa sukses sejauh ini karena menangani tim yang diisi pemain-pemain top, seperti Real Madrid.

Pandangan itu sudah jadi rahasia umum fans sepak bola. Ancelotti dinilai bisa sukses di Madrid hanya karena dukungan pemain-pemain top, termasuk di era sekarang.

Senin (15/1/2024), Al-Awwal Stadium, final Supercopa de Espana 2024 mempertemukan Real Madrid vs Barcelona. Pertandingan diprediksi berlangsung sengit antara dua tim terbaik di Spanyol.

Meski begitu, Madrid terlihat lebih superior di pertandingan ini. Skuad Carlo Ancelotti dengan nyaman mengamankan skor 4-1, membekuk Blaugrana yang memang tampil buruk.

Tiga dari empat gol Madrid kali ini disumbang oleh Vinicius Junior (7′, 10′, 39′), satu sisanya datang dari aksi Rodrygo (64′). Barca sempat membalas melalui Robert Lewandowski (33′).

Kata Ancelotti soal peran manajer

Gaya melatih Ancelotti memang jauh berbeda dari Josep Guardiola. Bahkan berbeda dari pelatih Barcelona yang sekarang, Xavi.

Meski begitu, pandangan negatif soal miskin taktik tampaknya tidak mengganggu Ancelotti. Dia punya pandangan sendiri soal peran manajer dalam tim.

“Peran terpenting bagi pelatih dan pemain adalah untuk beradaptasi. Kami harus melihat karakteristik setiap pemain dan menjaga peran kolektif untuk semua pemain, supaya mereka merasa nyaman,” kata Ancelotti.

“Kami percaya diri karena hal yang sudah kami lakukan sejak awal musim. Kami tidak perlu suntikan rasa percaya diri lagi.”

“Kami punya tim tangguh dengan individu yang bermain di level sangat tinggi,” tandasnya.

  Baca Juga :  Barcelona Kalah, Xavi Malu

Hasil pertandingan

Final Supercopa de Espana

Real Madrid 4-1 Barcelona
(Vinicius Junior 7′, 10′, (P) 39′, Rodrygo 64′; Robert Lewandowski 33′)

Susunan pemain

REAL MADRID XI: Andriy Lunin; Dani Carvajal, Antonio Rudiger, Nacho, Ferland Mendy, Federico Valverde (86′ Dani Ceballos), Aurelien Tchouameni, Toni Kroos (81′ Luka Modric), Jude Bellingham (86′ Joselu), Rodrygo (77′ Brahim Diaz), Vinicius Jr. (82′ Camavinga)

Pelatih: Carlo Ancelotti

BARCELONA XI: Inaki Pena; Ronald Araujo, Jules Kounde, Andreas Christensen, Alejandro Balde, Frenkie de Jong, Ilkay Gundogan, Sergi Roberto (61′ Fermin Lopez), Pedri (61′ Lamine Yamal), Ferran Torres (61′ Joao Felix), Robert Lewandowski

Pelatih: Xavi

Carlo Ancelotti sering dianggap sebagai pelatih atau manajer yang tidak begitu detail soal taktik. Ancelotti bisa sukses sejauh ini karena menangani tim yang diisi pemain-pemain top, seperti Real Madrid.

  • Berikut Adalah Promo Dari Kapsul4D :     
  • Bonus New Member 50% ( Turnover  x7 )        
  •  Min: Rp.20,000.- 🡲 Max: Rp.400,000.-  
  •   Bonus Deposit Harian 10% Semua Permainan       
  •  Min: Rp.20,000.- 🡲 Max: Rp.1,000,000.-  
  •   Deposit Pulsa Tanpa Potongan (  TANPA POTONGAN  )  
  •   Bonus Rollingan Slot & Tembak Ikan ( 0.5% 🡲 1% )   
  •  Bonus Cashback  Sportsbook  Sampai ( 15% )   
  •  Bonus Rollingan Live Casino  ( 0.8%) 
    https://billionairemindset.eu/

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *